Rabu, 22 April 2015

Tugas Komunikasi Bisnis


Komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi (pesan, ide, gagasan) dari satu pihak kepada pihak lain. Pada umumnya, komunikasi dilakukan secara lisan atau verbal yang dapat dimengerti oleh kedua belah pihak. apabila tidak ada bahasa verbal yang dapat dimengerti oleh keduanya, komunikasi masih dapat dilakukan dengan menggunakan gerak-gerik badan, menunjukkan sikap tertentu, misalnya tersenyum, menggelengkan kepala, mengangkat bahu. Cara seperti ini disebut komunikasi nonverbal.
  Para ahli komunikasi berbed-beda redaksional dalam mendefinisikan komunikasi, seperti “pengalihan informasi untuk memperoleh tanggapan” (JL. Aranguren), “koordinasi makna antara seseorang dengan khalayak” (Melvin L DeFleur), dan “saling berbagi informasi, gagasan, atau sikap” (Wilbur Schramm).

Pengertian komunikasi paling populer datang dari Harold Lasswell, yakni “Who says what in which channel to whom and with what effects”, siapa mengatakan apa melalui saluran mana kepada siapa dan dengan pengaruh apa.

BENTUK KOMUNIKASI

A.BENTUK KOMUNIKASI NONVERBAL

Komunikasi nonverbal adalah proses komunikasi dimana pesan disampaikan tidak menggunakan kata-kata. Contoh komunikasi nonverbal ialah menggunakan gerak isyarat, bahasa tubuh, ekspresi wajah dan kontak mata, penggunaan objek seperti pakaian, potongan rambut, dan sebagainya, simbol-simbol, serta cara berbicara seperti intonasi, penekanan, kualitas suara, gaya emosi, dan gaya berbicara. Para ahli di bidang komunikasi nonverbal biasanya menggunakan definisi "tidak menggunakan kata" dengan ketat, dan tidak menyamakan komunikasi non-verbal dengan komunikasi nonlisan. Contohnya, bahasa isyarat dan tulisan tidak dianggap sebagai komunikasi nonverbal karena menggunakan kata, sedangkan intonasi dan gaya berbicara tergolong sebagai komunikasi nonverbal. Komunikasi nonverbal juga berbeda dengan komunikasi bawah sadar, yang dapat berupa komunikasi verbal ataupun nonverbal.

B.BENTUK KOMUNIKASI VERBAL

Komunikasi verbal ( verbal communication ) adalah bentuk komunikasi yang disampaikan komunikator kepada komunikan dengan cara tertulis (written) atau lisan (oral). Komunikasi verbal menempati porsi besar. Karena kenyataannya, ide-ide,  pemikiran atau keputusan, lebih mudah disampaikan secara verbal ketimbang non verbal. Dengan harapan, komunikan (baik pendengar maupun pembaca ) bisa lebih mudah memahami pesan-pesan yang disampaikan.

Bisnis adalah suatu organisasi yang menjual barang atau jasa kepada konsumen atau bisnis lainnya, untuk mendapatkan laba. Secara historis kata bisnis dari bahasa Inggris business, dari kata dasar busy yang berarti "sibuk" dalam konteks individu, komunitas, ataupun masyarakat. Dalam artian, sibuk mengerjakan aktivitas dan pekerjaan yang mendatangkan keuntungan.
Dalam ekonomi kapitalis, dimana kebanyakan bisnis dimiliki oleh pihak swasta, bisnis dibentuk untuk mendapatkan profit dan meningkatkan kemakmuran para pemiliknya. Pemilik dan operator dari sebuah bisnis mendapatkan imbalan sesuai dengan waktu, usaha, atau kapital yang mereka berikan. Namun tidak semua bisnis mengejar keuntungan seperti ini, misalnya bisnis koperatif yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan semua anggotanya atau institusi pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Model bisnis seperti ini kontras dengan sistem sosialistik, dimana bisnis besar kebanyakan dimiliki oleh pemerintah, masyarakat umum, atau serikat pekerja.
Secara etimologi, bisnis berarti keadaan dimana seseorang atau sekelompok orang sibuk melakukan pekerjaan yang menghasilkan keuntungan. Kata "bisnis" sendiri memiliki tiga penggunaan, tergantung skupnya — penggunaan singular kata bisnis dapat merujuk pada badan usaha, yaitu kesatuan yuridis (hukum), teknis, dan ekonomis yang bertujuan mencari laba atau keuntungan. Penggunaan yang lebih luas dapat merujuk pada sektor pasar tertentu, misalnya "bisnis pertelevisian." Penggunaan yang paling luas merujuk pada seluruh aktivitas yang dilakukan oleh komunitas penyedia barang dan jasa. Namun definisi "bisnis" yang tepat masih menjadi bahan perdebatan hingga saat ini.

Komunikasi bisnis :
Komunikasi bisnis adalah pertukaran gagasan, pendapat, informasi, instruksi yang memiliki tujuan tertentu yang disajikan secara personal atau impersonal melalui simbol - simbol atau sinyal.Dalam komunikasi bisnis terdapat enam unsur pokok, yaitu:
·         Memiliki tujuan, artinya komunikasi bisnis harus memiliki tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya sejalan dengan tujuan organisasi.
·         Pertukaran, dalam hal ini melibatkan paling tidak dua orang atau lbih yakni komunikator dan komunikan.
·         Gagasan, opini, informasi, instruksi merupakan isi dari pesan yang bentuknya beragam tergantung tujuan, situasi, dan kondisinya.
·         Menggunakan saluran personal atau impersonal yang mungkin bersifat tatap muka, menggunakan media tertentu atau melalui media yang menjangkau jutaan orang secara bersamaan.
·         Meggunakan simbol atau sinyal yang merupakan alat atau metode yang dapat dimengerti atau dipahami oleh penerima untuk menyampaikan pesan.
·         Pencapaian tujuan organisasi: salah satu karakteristik yang membedakan organisasi atau lembaga formal dari informasi adalah adanya tujuan yang telah ditetapkan sebelumnya oleh manajemen.

Komunikasi bisnis berbeda dengan komunikasi antar pribadi maupun komunikasi lintas budaya. Komunikasi antar pribadi ( interpersonal communications ) merupakan bentuk komunikasi yang lazim dijumpai dalam kehidupan sehari-hariantara dua orang atau lebih untuk mencapai tujuan tertentu. Sedangkan komunikasi lintas budaya ( intercultural / communication ) merupakan bentuk komunikasi yang dilakukan antara dua orang atau lebih, yang masing – masing memiliki budaya yang berbeda.

UNSUR-UNSUR DALAM BERKOMUNIKASI
Komunikasi meliputi 5 unsur, kemudian dikenal dengan formula 5 W + 1 H, yakni :
1. Komunikator = who [communicator, source, sender]
2. Pesan = says what [message]
3. Media = in which channel [channel, media]
4. Komunikan = to whom [communicant, communicatee, reciever, recipient]
5. Efek [effect, impact, influence]
Hal yang pertama dilakukan adalah memahami bentuk dasar komunikasi. Karena seorang komunikator yang baik harus memiliki beberapa alat komunikasi yang menunjang dalam menyampaikan suatu pesan. Seperti bagaimana cara menempatkan kata dalam suatu komunikasi sehingga memiliki arti dan bisa menarik minat dan simpati dari para pendengarnya dan mengajak peserta untuk ikut aktif dalam berkomunikasi seperti dalam kegiatan diskusi.

TEKNIK KOMUNIKASI
1. Komunikasi informatif [informative communication]
2. Komunikasi persuasif [persuasive communication]
3. Komunikasi instruktif/ koersif [instructive/ coersive communication]
4. Hubungan manusiawi [human relation]

TUJUAN KOMUNIKASI
1. Perubahan sikap [attitude change]
2. Perubahan pendapat [opinion change]
3. Perubahan perilaku [behaviour change]
4. Perubahan sosial [social change]

BENTUK KOMUNIKASI
Pada dasarnya ada dua bentuk komunikasi yang umum digunakan dalam dunia bisnis, yaitu, komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal.

1. Komunikasi verbal
Komunikasi verbal (verbal communication) merupakan salah satu bentuk komunikasi yang disampaikan kepada pihak lain melalui tulisan (written) dan lisan (oral). Contohnya adalah membaca majalah, mambaca surat kabar, mempresentasikan makalah dalam suatu acara seminar dan lain-lain.
Sedangkan komunikasi verbal memilki tipe yang dibedakan menjadi dua yaitu, berdasarkan aktif atau pasifnya peserta komunikasi dalam proses komunikasi. Dimana komunikasi verbal dapat bertindak sebagai komunikator atau pengirim pesan dan dapat bertindak sebagai audience
Adapun dalam berkomunikasi secara verbal, dibutuhkan pengungkapan kata-kata yang disusun dalam suatu pola yang berarti, baik dalam bentuk tulisan maupun lisan, seperti :
·         Berbicara dan Menulis
Suatu pesan yang sangat penting dan kompleks, sebaiknya disampaikan dengan menggunakan tulisan, seperti surat, memo dan laporan
·         Mendengarkan dan Membaca
Untuk mencapai komunikasi yang efektif, maka diperlukan komunikasi dua arah, dimana orang-orang yang terlibat di dalamnya memerlukan ketrampilan mendengar (listening) dan membaca (reading).

2. Komunikasi Nonverbal
Komunikasi nonverbal merupakan bentuk komunikasi yang paling mendasar dalam komunikasi bisnis. Walaupun pada umumnya komunikasi nonverbal memiliki sifat kurang terstruktur sehingga sulit untuk dipelajari, seperti memahami dalam penggunaan bahasa isyarat, ekspresi wajah, gerakan tubuh, sandi, simbol-simbol, warna dan intonasi suara. Dalam penyampaiannya, komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal memilki arti yang berbeda-beda, seperti dalam komunikasi nonverbal. pesan yang disampaikan biasanya dilakukan secara spontan tanpa memiliki rencana dan dilakukan secara tidak sadar dan bersifat alami
Adapun Komunikasi Nonverbal memilki beberapa tujuan , yaitu:
·         Menyediakan dan memberikan informasi
·         Mangatur alur suatu percakapan
·         Mengekspresikan emosi
·         Memberi sifat dan melengkapi, menentang atau mengembangkan pesan-pesan verbal
·         Mengendalikan atau mempengaruhi orang lain
·         Mempermudah tugas-tugas khusus, misalnya dalam memberikan pengajaran pada saat kuliah
Kadang dalam prakteknya, di dalam suatu komunikasi bisnis terjadi penggabungan antar komunikasi verbal dan komunikasi nonverbal dalam suatu situasi. Karena biasanya kata-kata yang disampaikan dalam suatu komunikasi atau percakapan kadang hanya membawa sebagian dari pesan.
Dan relevansinya dalam komunikasi bisnis, tipe komunikasi nonverbal dapat menentukan kredibilitas dan kepemimpinan seseorang, yang dapat dilihat dari karateristik suara, penampilan, sentuhan, gerakan dan posisi tubuh juga melalui ekspresi wajah dan mata.


PERMEN UHA


UHA adalah permen susu yang sangat populer di Jepang. Rahasia dari permen UHA terletak pada rasa manis mereka. Rasa manis yang diperoleh dari susu sapi murni, plus ditambah dengan rasa yang terkonsentrasi dan bahan makanan yang terbuat dari bahan baku susu yang dipilih dengan cermat. Sekarang, permen UHA sudah terkenal di Tokyo, Shanghai dan Hong Kong serta, Taipei, dan sekarang dapat dinikmati oleh masyarakat di seluruh dunia.

Kata "UHA" dari "UHA Mikakuto" berasal dari dua karakter yang berarti "bermain" dan "gelombang" dalam bahasa Jepang. Makan permen setiap hari adalah suatu bentuk "bermain", sementara "gelombang" melambangkan keinginan untuk menyebarkan gelombang menyenangkan, kaya, pengalaman menarik sepanjang hidup kita sehari-hari. Kata-kata ini melambangkan perasaan kita tentang permen, dan kami berharap untuk memberikan pengalaman ini kepada orang-orang di seluruh dunia. Untuk menangkap perasaan dan makna ini, kami melakukan bisnis kami di panggung global, kita telah mendefinisikan "UHA" sebagai “Unique Human Adventure” dalam bahasa Inggris. 

Di Japan,UHA candy sebelumnya bernama Tokuno Milk 8.2, merek permen susu yang telah dicintai dan dirilis sejak tahun 1990. Dan Terima kasih kepada anda, UHA permen susu telah menjadi sebuah merek permen susu No 1, yang popular dan dicintai oleh seluruh masyarakat mulai dari anak, sampai orang tua.
Dalam website resmi UHA menjelaskan bahwa simnolik UHA menyebarkan benih filosofi perusahaannya yang bernama "Kelezatan adalah Kelembutan". Berharap bahwa banyak orang merasakan "Kelezatan adalah Kelembutan" dari produk-produk UHA.Indonesia memiliki populasi besar di ASEAN, dan dari segi ekonomi telah berkembang pesat.

Permen yang kita buat telah dicintai dalam waktu yang lama sebagai salah satu permen asli. Kami berhasil melemparkan sebuah teknik asli dengan bahan baku berkualitas tinggi ke dalam permen tradisional, dan menghasilkan produk permen yang “delicious” dan bahkan berbeda dari produk UHA sebelumnya.UHA menjanjikan anda bahwa kami akan terus menciptakan permen yang "lezat". Jadi genggam terus permen UHA di tangan Anda. Kami menabur banyak benih "Kelezatan adalah Kelembutan" dan, sebagai hasilnya, jika benih tumbuh menjadi bunga, kami percaya bahwa itu adalah tujuan kami. Di Indonesia, ke depan kami akan terus memberikan permen yang "delicious" untuk semua orang.

Asti.Febriani
11612223
3SA04 



PROPOSAL USAHA DAGANG

Proposal Usaha Dagang

 

USAHA DAGANG SUGAR WAX
A.PENDAHULUAN
1.Latar belakang
Di zaman yang semakin maju seperti saat ini banyak hal yang diharuskan instan, seperti halnya perawatan kecantikan yang harus tetap dilakukan meski waktu mereka tidaklah cukup. Hal inilah yang membuat para wanita memilih jalan instan dalam merawat kecantikannya. Cara instan tanpa harus meluangkan waktu sibuk mereka hanya untuk melakukan perawatan ke salon kecantikan serat menghabiskan waktu berjam-jam. Salah satu perawatan yang amat memakan waktu ialah menghilangkan bulu diarea tubuh mereka atau biasa dikenal dengan sebutan waxing. Hal ini lah yang menjadikan peluang bagi usaha kami, produk menghilangkan bulu yang 100% terbuat dari bahan alami ini bernama “Sugar Wax” . Produk kami dapat dipakai dimanapun dan kapaun dibutuhkan. Dengan kemasan yang simple dan menarik, Sugar Wax akan membantu menghilangkan bulu yang mengganggu penampilan tanpa harus membuang waktu dan tanpa menumbulkan rasa sakit.
2.Tujuan
  • Memperkenalkan produk pada masyarakat luas
  • Memberikan kepuasan pada pelanggan
  • Memanfaatkan bahan baku utama tidak menimbulkan iritasi
  • Mensejahterakan pemilik dan karyawan usaha
3.Identitas pemilik usaha
Nama : Asti Febriani
Umur : 20 tahun
Alamat : Galaxy,Bekasi Selatan
4.Identitas usaha
Nama : Caramel penghilang bulu “Sugar Wax”
Bidang usaha : Industri rumahan
Alamat : Galaxy,Bekasi Selatan
5.Ruang lingkup usaha
  1. Masyarakat luas
  2. Mahasiswa
  3. Wanita pekerja
B.Deskripsi usaha
Jenis usaha yang kami jalankan ini termasuk usaha rumahan,yang mampu bersaing dengan usaha perawatan kecantikan lainnya,karena usaha kami ini telah kami modifikasi secara ukuran dan kemasan yang mampu menarik minat pembeli.
  • Cara Pemakaian :
  1. Pastikan area yang akan di waxing bebas kotoran
  2. Baik dilakukan sehabis mandi
  3. Buka tutup jar
  4. Ambil menggunakan stick yang telah tersedia di dalam kemasan
  5. Oleskan cairan caramel di area yang berbulu
  6. Oles secara searah tumbuh bulu tersebut
  7. Tempelkan kain wax yang telah tersedia
  8. Cabut kain secara cepat dari arah berlawanan tempat tumbuh bulu
  9. Bulu akan terangkat bersih
1.Penilaian Terhadap Pasar
  • Pelanggan
Dalam hal ini konsumen terdiri dari berbagai tingkat kalangan usia. Karena banyak dari mereka yang ingin tambil cantik bebas bulu. Produk waxing ini merupakan alat waxing yang banyak diminati dan dalam hal harga dapat terjangkau.
  • Jumlah Produk yang di Jual
Dalam jumlah produk yang dijual, kami memprediksi jumlah produk yang terjual 20 jar/hari.
  • Pelajar 15 % 35%
  • Wanita Karir 30%
  • Mahasiswa 20%
  • Ibu-ibu 15%
  • Proyeksi Masa Depan dan Pesaing
Dalam hal proyeksi masa depan dan pesaing ada kekuatan dan kelemahan bagi kami maupun pesaing.
C.SISTEM PEMASARAN
1.Strategi promosi
Tekhnik promosi kami bagi menjadi empat :
  1. Promosi secara online di instagram , twitter dan facebook.
  2. Menerima resseler dan jasa dropship
  3. Dengan cara mulut ke mulut
  4. Promosi dengan membagikan brosur
D.PERMODALAN
1. Modal lancar =Rp.1.500.000,-per hari
Dalam satu bulan memproduksi 3 X jadi modal satu bulan adalah
Rp.1.500.000,- X 3 =Rp. 4.500.000,-
2. Modal investasi
Peralatan produksi = Rp.300.000,-
3. Biaya Produksi
Satu hari produksi
Harga 1 kg gula pasir  Rp 12.000,-
Harga 1 buah jar/toples 250 ml Rp.7.000,-
Bahan baku
Harga
Gula Pasir 70 kg
Jeruk Nipis
Toples 20 buah
Stick / Spatula
Kain Wax
Transport
Lain lain
Rp. 840.000,-
Rp. 30.000,-
Rp. 140.000,-
Rp. 50.000,-
Rp. 340.000,-
Rp. 50.000,-
Rp. 50.000,-
Jumlah
Rp. 1.500.000,-

4.Penetapan harga
1 Hari = 20  buah Sugar Wax  
Harga = Rp. 95.000/pcs
Total  = Rp. 1.900.000
5. Penjualan /bulan =3 X Rp 1.900.000,- =Rp 5.700.000,-
    Modal lancar =3X Rp 1.500.000,-       = Rp 4.500.000,- -
                                                                    Rp 1.200.000,-
Modal investasi = Rp 500.000,- -
     Laba bersih              =  Rp 700.000,-
E.KEKUATAN DAN KELEMAHAN USAHA
  • Kekuatan usaha
  1. Mudah dicari di media online.
  2. Harga bahan baku terjangkau.
  3. Harga ekonomis.
  4. Belum adanya usaha serupa di sekitar tempat usaha sehingga minim pesaing.
  • Kelemahan usaha
  1. Kekhawatiran pembeli akan iritasi yang terjadi setelah melakukan waxing, produk yang kami jual tidak mengakibatkan iritasi karena bahan sangatlah alami.
  2. Rasa sakit yang timbul saat proses waxing dengan produk Sugar Wax, diperlukan testimonial secara langsung agar pembeli tidak merasa khawatir.
F.PENUTUP
Demikian proposal usaha ini saya sampaikan,besar harapan saya untuk menjalin kerja sama di bidang usaha ini. Sehingga usaha ini dapat di kenal di dalam maupun luar negeri, Atas kerjasama dan perhatian anda,saya ucapkan terima kasih.
Bekasi , April 2015
Pemilik usaha
ASTI FEBRIANI
11612223 (3SA04)
Sumber : https://amiruddinzain.wordpress.com/2012/06/18/proposal-usaha-dagang-mie-bebek/#more-584