Pernahkah anda menjadi objek bullyan atau menjadi pelaku yang membully?
Bullying dapat berakibat fatal untuk pelaku dan juga korbannya, karena hal ini dapat berdampak pada harga diri dan masa depan anak. Bahkan tak sedikit korban bullying yang akhirnya berujung pada tragedi bunuh diri. Efek pada jiwa sikologis anak pun ikut terganggu.
Bully dikalangan pelajar bahkan mahasiswa amat terbilang banyak jumlahnya. Mereka biasanya rentan di bully pada saat masih berada di sekolah dasar hingga sekolah menengah atas,bahkan ditempat kerja pun ada yang menjadi bahan bullyan.
Sifat atau karakteristik tertentu yang membuat seorang anak menjadi korban bully.Seprti sifat yang pemalu, penakut, memiliki ukuran fisik yang lebih kecil dibanding teman seusianya, berusia lebih muda, atau tidak memiliki banyak teman.
Sebenarnya semua anak bisa saja menjadi korban bully atau objek ejekan. Hanya saja, dengan adanya sifat atau karakteristik di atas, risiko seorang anak untuk di-bully menjadi lebih besar.Saya sangat menyayangkan atas bullying yang semakin marak ini.
Hal yang perlu dilakukan oleh orang tua adalah mendidik anak agar menjadi pribadi yang tangguh, berani serta percaya diri diiringi juga dengan nilai agama. Sehingga secara otomatis, ia tak mempan di bull bahkan dapat membela diri dengan cara yang lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar